Announcement

Collapse
No announcement yet.

surat ijin

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • surat ijin

    Gimana ya om caranya ngurus ijin pelihara kakaktua dari BKSDA daerah bogor atw jakarta.
    Mohon bantuannya dunk om.

  • #2
    Re: surat ijin

    Saya up dulu ya om..
    sigpic

    Comment


    • #3
      Re: surat ijin

      Comment


      • #4
        Re: surat ijin

        Originally posted by budiarto_yoppy View Post
        Gimana ya om caranya ngurus ijin pelihara kakaktua dari BKSDA daerah bogor atw jakarta.
        Mohon bantuannya dunk om.
        bantu sundul ya Om,,,hayoo Om" senior KM mohon di bantu yg sudah pernah / paham cara mengurus surat perijinan binatang di lindungi
        SEPIRO GEDENE REKOSO YEN TINOMPO AMUNG DADI COBO

        Comment


        • #5
          Re: surat ijin

          Apabila burung didapat dari daerah lain, harus memiliki surat izin angkut atau disebut juga (SATS-DN) yang dikeluarkan langsung oleh Balai Konservasi Sumber Daya dan Alam (BKSDA) dan harus berasal dari penangkar yang sah/berizin. Jika Om memiliki burung dilindungi tetapi tidak jelas asal usulnya tetap dianggap ilegal atau hasil tangkapan alam pasti akan disita.

          Untuk lebih mudahnya, sebaiknya izin yang diajukan adalah izin untuk menangkarkan. Pengurusan izin penangkaran di BKSDA diajukan kepada Dirjen Pelestari Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Departemen Kehutanan dengan tembusan kepada Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH), Sekjen PHKA dan Kepala Balai KSDA setempat.

          Surat2 yang harus dilengkapi adalah:

          1. Proposal Ijin penangkaran
          2. Foto copy KTP untuk individu/perseorangan dan akta notaris badan usaha
          3. Surat keterangan Bebas Gangguan Usaha dari kecamatan setempat
          4. Bukti tertulis asal usul indukan
          5. BAP persiapan tekhnis
          6. Surat Rekomendasi dari kepala BKSDA setempat.

          Untuk bukti asal usul indukan bisa berasal dari:
          - Jika burung tersebut hasil tangkapan alam prosesnya bisa mengajukan izin tangkap terlebih dahulu ke kepala BKSDA setempat.
          - Jika burung didapat dari impor harus dilengkapi bukti dokumen impor burung.
          - Burung yang didapat dari hasil konservasi seperti taman burung, kebun binatang, dll.
          - Burung yang didapat dari penyelamatan satwa.
          - Untuk BAP persiapan teknis bisa didapat dari hasil survey team BKSDA setempat yang ditandatangani oleh kepala BKSDA.
          - Surat Rekomendasi adalah surat yang dibuat oleh kepala BKSDA setempat.


          Berikut alamat2 Balai KSDA :

          Balai KSDA Nangroe Aceh Darussalam
          Jl. Cut Nyak Dhien Km 1,2 Kotak Pos 29, Banda Aceh
          Tlp. (0651) 42694
          Fax. (0651) 41943

          Balai Besar KSDA Sumatera Utara
          Jl. S.M Raja No. 14 Km 5,5 Marindal, Medan
          Telp./Fax. 061-7860606

          Balai KSDA Sumatera Barat
          Jl. Khatib Sulaiman No. 46 Padang
          Tlp/Fax. (0751) 54136

          Balai Besar KSDA Propinsi Riau
          Jl. HR Soebrantas Km 8,5 Kotak Pos.1048 Tampan, Pekanbaru
          Tlp/Fax. (0761) 63135

          Balai KSDA Lampung
          Jl. Haji Zainal Abidin Pagar Alam Rajabasa No. 1 B
          Bandar Lampung 35145
          Tlp/Fax. (0721) 703882

          Balai KSDA Sumatera Selatan
          Jl. Kol. H. Burlian Km. 6 No. 79,
          Puntikayu, Palembang 30153
          Tlp/Fax. (0711) 410948

          Balai KSDA Jambi
          Jl. Arief Rachman Hakim No. 10 B Lt. II
          Telanaipura, Jambi 36124
          Tlp/Fax. (0741) 62451

          Balai KSDA Bengkulu
          Jl. Mahoni No. 11 Bengkulu
          Tlp/Fax. (0736) 21697

          Balai KSDA DKI Jakarta
          Jl. Salemba Raya No. 9 Lt. III,
          Jakarta Pusat 10440
          Tlp/Fax. (021) 3157917, 3158142

          Balai Besar KSDA Jawa Barat
          Jl. Gede Bage Selatan No. 117
          Cisaranten Kidul,
          Rancasari, Bandung
          Tlp/Fax. (022) 7567715
          Website : bbksda-jabar.dephut.go.id

          Balai KSDA D.I. Yogyakarta
          Jl. Gedong Kuning 172 Kotagede, Yogyakarta 55171
          Tlp. (0274) 373324
          Fax.(0274) 373324
          Website : bksdadiy.dephut.go.id

          Balai Besar KSDA Jawa Timur
          Jl. Bandara Juanda Airport Surabaya 61253
          Tlp. (031) 8667239
          Fax. (031) 8671985
          Website : www.baungcamp.com

          Balai KSDA Jawa Tengah
          Jl. Dr. Suratmo No. 171 Semarang 50147
          Tlp. (024) 7614752

          Balai KSDA Provinsi Bali
          Jl. Suwung Batan Kendal No. 37 Sesetan, Denpasar 80233
          Tlp. (0361) 720063
          Fax. (0361) 710129
          Email: info@ksda-bali.go.id
          Website: www.ksda-bali.go.id

          Balai KSDA Nusa Tenggara Barat (NTB)
          Jl. Majapahit No. 54.B Mataram 83115
          Tlp. (0370) 627851, 633953
          Fax. 0370-627851
          Website : www.mount-tambora.org
          Email : bksda_ntb@dephut.go.id

          Balai Besar KSDA
          Nusa Tenggara Timur (NTT)
          Jl. Perintis Kemerdekaan Kelapa Lima
          Po.Box. 15 Kupang, Nusa Tenggara Timur
          Tlp/Fax. (0380) 832211

          Balai KSDA Kalimantan Barat
          Jl. Achmad Yani No. 121 Pontianak
          Tlp. 0561-735635, 760949
          Fax. 0561-747004

          Balai KSDA Kalimantan Selatan
          Jl. Sei Ulin 28 Simpang Empat
          Po.Box. 1048, Banjarbaru 70714
          Tlp. (0511) 4772408
          Fax. (0511) 4773370
          Email: bksda_ks@telkom.net

          Balai KSDA Kalimantan Timur
          Jl. M.T. Haryono Kel. Air Putih
          Kode Pos 1601, Samarinda Ulu
          Tlp/Fax. (0541) 743556

          Balai KSDA Kalimantan Tengah
          Jl. Yos Sudarso No. 3 Kode Pos 32, Palangkaraya 73112
          Tlp. (0536) 3221268
          Fax. (0536) 3237034
          Website: bksdakalteng.dephut.go.id
          Email: balaiksdakalteng@yahoo.com

          Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan
          Jl. Perintis Kemerdekaan Km 13 Makassar 90242
          Tlp. (0411) 590370
          Fax. 0411-590371

          Balai KSDA Sulawesi Tengah
          Jl. Prof. M. Yamin No. 19 Palu 94121
          Tlp/Fax. (0451) 481106

          Balai KSDA Sulawesi Utara
          Jl. Tololiu Supit, Kotak Pos 1080 Manado 95117
          Tlp. (0431) 868214
          Fax. 0431-864296
          email: bksda.sulut@yahoo.id
          Website: bksdasulut.dephut.go.id

          Balai KSDA Sulawesi Tenggara
          Jl. La Ute No. 7 Kendari
          Tlp/Fax. 0401-326716

          Balai KSDA Ambon
          Jl. Kebun Cengkeh, Kotak Pos 1176 Ambon 97128
          Tlp/Fax. 0911-343619, 362034

          Balai KSDA Papua
          Jl. Raya Abepura, Kota Raja, Jayapura 99351
          Tlp. 0967-581596
          Fax. 0967-585529

          Balai Besar KSDA Papua Barat
          Jl. Jend. Sudirman No. 40 Sorong
          Papua Barat 98401
          Tlp. 0951-321986
          Fax. 0951-334073

          ---------- Post added at 04:13 PM ---------- Previous post was at 04:08 PM ----------

          Ini dikutip dari pengalaman seseorang:

          Pengalaman saya sih boleh, tapi harus dilaporkan terlebih dahulu ke Instansi yang berwenang, yaitu Balai Konservasi Sumber Daya Alam.

          Apabila hewan tersebut dianggap mudah pemeliharaannya, kemungkinan besar boleh tetap disimpan dirumah.
          Namun apabila pemeliharaannya sulit dan riskan (tidak bisa menjamin kesehatan dan kelangsungan hidup hewan tersebut), maka akan diminta untuk diserahkan kepada ahlinya.

          Waktu itu saya tidak tahu bahwa hewan unggas yang saya iseng beli di pinggir jalan ternyata termasuk hewan dilindungi. Setelah diketahui dan dilaporkan, saya diperbolehkan menyimpan dan memelihara dirumah, karena keluarga saya dianggap mampu untuk memberi perlindungan yang memadai terhadap hewan tersebut.

          Sebenarnya menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, kita tidak boleh memelihara hewan langka yang dilindungi. Namun kenyataannya hal ini tidak dijalankan secara kaku 100%. Mungkin melihat dahulu hewannya dan bagaimana keahlian kita dalam memeliharanya.

          Didalam UU tersebut disebutkan bahwa barang siapa memelihara hewan langka yang dilindungi akan dihukum satu tahun penjara atau denda 100 juta rupiah. Tapi UU ini baru diterapkan apabila pemilik hewan tidak mau menyerahkan hewan tersebut saat diminta oleh yang berwenang. Jadi, selama anda melaporkan dan mendapat ijin tertulis dari BKSDA, anda boleh memelihara hewan langka tersebut.

          Sebagai info tambahan:
          Pada kasus dimana saya mendapat ijin untuk memelihara Burung Langka tersebut, keluarga saya tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Malah waktu itu saya tawarkan supaya Burung tersebut diambil saja kalau memang sudah langka. Namun setelah petugasnya melihat situasi rumah yang ada banyak burung (non-langka) disitu, maka petugasnya memperbolehkan pemeliharaan Burung Langka tersebut dengan memberikan surat ijin. Jadi, seakan-akan keluarga saya 'dititipi' Burung Langka tersebut.

          Mungkin hal ini boleh buat keluarga saya karena 'cuma' Burung saja, dan mungkin tidak terlalu langka-langka amat. Jadi, seperti saya sebutkan diatas, UU tersebut tidak diberlakukan secara kaku 100%, namun ada penyesuaian melihat situasi.

          Tapi ini kejadiannya sudah lama sih, mungkin sekitar tahun 1992/1993. Keluarga saya sempat memelihara Burung Langka tersebut sampai matinya di tahun 2002/2003. Selama 10 tahun tersebut tidak pernah ada masalah, baik dengan BKSDA maupun pihak-pihak lain.

          Comment


          • #6
            Re: surat ijin

            Info yang super om..



            Originally posted by giriondeadline View Post
            Tapi ini kejadiannya sudah lama sih, mungkin sekitar tahun 1992/1993. Keluarga saya sempat memelihara Burung Langka tersebut sampai matinya di tahun 2002/2003. Selama 10 tahun tersebut tidak pernah ada masalah, baik dengan BKSDA maupun pihak-pihak lain.
            Maaf ya burung apa ya om?
            sigpic

            Comment


            • #7
              Re: surat ijin

              Originally posted by dookienookie View Post
              Maaf ya burung apa ya om?
              Burung logo KM...

              Comment

              Working...
              X